Kotak Chat

Kamis, 24 Februari 2011

Pengenalan Java

Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programmer junior maupun senior. Modul ini dan modul selanjutnya akan membawa anda mengenal lebih jauh bahasa ini melalui pembahasan konsep model perancangan dari petunjuk sederhana penggunaanya.

A. Apakah Java

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan platform independent, yaitu dapat di jalankan di berbagai jenis system operasi dan arsitektur computer.

Java memiliki sejumlah mekanisme untuk networking dan system terdistribusi, yaitu socket, RMI, CORBA, dan Mobile agents. Populer pada level enterprise application dan mobile application. Hingga saat ini, Sun telah merilis Java versi 2

B. Program Java

Program-Program Java dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu :

1. Application : Program yang dapat di jalankan dari command prompt suatu system operasi. Application yang berdiri sendiri dapat berupa window-based application atau console application.

2. Applet : Program java yang dieksekusi didalam web page. Untuk menggunakan applet maka diperlukan browser yang mendukung Java, seperti MS Internet Explorer 4.0, Netscape Navigator 4.0 atau HotJava.

C. Fitur-fitur yang disediakan oleh Java :

1. Aksesibilitas dari lokasi manapun di dunia :

Java adalah bahasa pemrograman untuk internet, sehingga dapat diakses melalui world wide web (www) yang dapat diakses dari lokasi manapun didunia.

2. Sistem bebas virus :

Java mengimplementasikan strong type-checking pada computer pengguna, perubahan pada program akan ditandai sebagai error dan program tidak akan dijalankan.

3. Aplikasi yang dapat digunakan pada bermacam-macam platform (Platform independent application)

Java adalah bahasa pemrograman yang platform-independent. Java compiler meng-compile kode java menjadi intermediate bytecode yang dapat dibaca oleh JVM (Java Virtual Machine).

D. Sejarah Java

Nama Java kebetulan sama dengan pulau yang ada di Indonesia yaitu Jawa. Namun proses kelahirannya tidak ada hubungannya secara fisik dengan Indonesia ataupun pulau Jawa.

Bahasa Java mulai dikenalkan pada tahun 1991 ketika Sun Microsystems memulai proyek penelitian yang diberi nama kode Green. Proyek ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang memungkinkan komputer berperan dalam peralatan rumah tangga.

Sun memfokuskan proyek mereka pada peralatan untuk TV kabel yang disebut set-top box. Tujuannya adalah agar pemirsa TV dapat berinteraksi dengan industri. Untuk merealisasikan proyek ini, mereka merencanakan untuk membangun sebuah system operasi yang dibangun dengan bahasa C++.

Tetapi, James Gosling salah satu anggota pengembang proyek Green merasa tidak puas dengan bahasa C++. Kemudian ia memutuskan untuk membuat sendiri bahasa pemrograman baru yang diberi nama Oak. Nama ini diambil dari nama pohon yang terlihat dari jendela kantornya. Bahasa baru ini dibuat berdasarkan syntax bahasa C++.

Dua Tahun berikutnya sampai tahun 1994, proyek bisnis Green yang kemudian diperbesar oleh Sun menjadi proyek Firstperson, mengalami kegagalan menyusul penolakan pasar terhadap ide TV interaktif (bahkan sampai sekarang TV interaktif tidak berkembang). Nama Oak kemudian harus diganti karena telah ada produk lain yang mematenkan nama tersebut. Pada tahun 1995, nama Oak diganti dengan nama Java. Pemilihan nama ini (yang dikenal oleh para pekerja Sun sebagai nama jenis kopi) sama sekali tidak didasarkan atas kedekatan mereka dengan Indonesia atau pulau (atau orang) Jawa.

E. Platform Independent

Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis system operasi dan berbagai jenis arsitektur computer. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile sourcecode Java bukanlah kode mesin atau instruksi processor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi. Class. Bytecode tersebut dapat langsung anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.

Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja.

F. Library

Selain Kompiler dan Interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.

G. OO (Objeck Oriented)

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya.

H. Memulai Pemrograman Java

Untuk membuat program Java, seperti telah disebutkan sebelumnya, anda membutuhkan JDK. Proses instalasi JDK tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan tertentu. Umumnya yang perlu anda lakukan adalah memasukkan path ke direktori JDK anda ke setting path pada system operasi anda. Misalkan direktori JDK anda adalah C:\jdk1.4 maka pada Windows 98 anda cukup menambahkan baris perintah SET PATH=C\jdk1.4\bin pada file autoexec.bat anda.

Untuk langkah-langkah yang harus anda lakukan untuk membuat sebuah program Java sederhana adalah :

1. Membuat source code program dengan editor teks apapun. Ingat, file tersebut harus berekstensi .java dan case sensitive.

2. Mengkompile source code dengan perintah javac. Misalnya : javac HelloWorld.java. Jika berhasil, hasilnya adalah file bytecode berakhiran .class.

3. Mengeksekusi bytecode dengan perintah java. Parameter dari perintah ini adalah nama file hasil kompilasi tanpa ekstensi .class. Contoh : java HelloWorld.

I. Source Code

Berikut kode untuk HelloWorld.java :

public class HelloWorld

{

public static void main (String [] args)

{

System.out.println (“Apa Kabar Dunia”);

}

}

Perlu diingat bahwa bahasa Java bersifat case sensitive, sehingga anda harus memperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil. Selain itu penulisan source code program tidak harus memperhatikan bentuk tertentu, sehingga anda bias saja menuliskan semua baris source code tersebut dalam satu baris asal anda tidak lupa membubuhkan tanda titik koma (;), atau menuliskan tiap kata dalam satu baris tersendiri.

J. Kompilasi

Setelah itu simpan/save syntax tersebut dengan nama HelloWorld.java (sesuai dengan nama class). Kemudian kita akan meng-compile syntax program tersebut dengan perintah :

prompt> javac HelloWorld.java

K. Sintaks Program

Sekarang kita akan mencoba membahas elemen-elemen dalam source code tersebut. Pada listing terdapat pernyataan public class. Pernyataan ini adalah pernyataan pembuka sebuah kelas. Kelas sendiri digunakan untuk menciptakan objek.

Kemudian kita menemukan baris pernyataan public static void main (String[] args). Perintah ini merupakan pernyataan pembuka sebuah metode. Metode sendiri adalah kumpulan pernyataan untuk melakukan suatu tugas tertentu dalam kelas.

Pada listing terdapat kata static pada pernyataan pembuka metode main. Hal ini berarti metode main tidak mengubah atau menggunakan objek yang diciptakan oleh kelas tersebut, sehingga dapat dikatakan berdiri sendiri dan tidak terikat dengan objek. Dalam metode main dalam aplikasi, parameternya adalah selalu String[] args, di mana args hanyalah sebuah nama dari objek array dari String.

Setiap pernyataan dalam sebuah metode dipisahkan oleh titik koma dan akan dieksekusi satu persatu. Kedua pernyataan pada listing ternyata memanggil sebuah metode lain yaitu metode println. Tentunya dapat anda perhatikan bahwa untuk memanggil sebuah metode diperlukan tiga komponen yaitu :

1. Objek yang ingin kita pakai. Dalam hal ini objek System.out

2. Nama metode yang ingin kita pakai. Dalam hal ini println

3. Sepasang tanda kurung yang berisi informasi tambahan yang diperlukan oleh metode yang dipanggil, yaitu parameter.

Dalam listing, pernyataan System.out.println (“Apa Kabar Dunia?”); berarti carilah objek out dalam kelas System kemudian panggil metode println dari objek out dengan parameter berupa string “Apa Kabar Dunia?”

L. Eksekusi

Setelah selesai membahas sintaks dasar Java dalam listing tersebut, selanjutnya kita akan mencoba mengeksekusi program ini. Untuk mengeksekusinya kita tinggal mengetikkan perintah Java HelloWorld pada prompr dan pesan Apa Kabar Dunia? Akan tampil di layar (atau mungkin di tempat lain, bergantung system operasi anda).

prompt> java HelloWorld

Tipe Data Primitive dan String

Pada Java, terdapat tipe data sederhana dan tipe data array. Tipe data sederhana terdiri dari : tipe Boolean, dan tipe numeric yang terdiri dari byte, short, int, long, char, float, dan double. Boolean adalah tipe data untuk besaran logika, hanya memiliki dua kemungkinan nilai, true atau false. Tipe data numeric dapat dirangkum pada tabel berikut

Data Type

Size/Format

Range

Byte

8-bit

-128 to +12 if signed

(-27to27-1) 0 to 255 if unsigned

Short

16-bit

-32768 to +32768

(-215 to 215 -1)

Int

32-bit

-231 to 231 -1

Long

64-bit

-263 to 263 -1

Float

32-bit

+/- about 231

Double

64-bit

+/- about 263

Char

16-bit

Sebuah karakter

Boolean

1-bit

Nilai Boolean (true atau false)

Selain adanya variabel-variabel di atas, Java API uga menyediakan kelas-kelas untuk tipe-tipe variabel tersebut, yaitu Byte, Short, Interger, Long, Character, Float, Double. Agar tidak bertanya-tanya tentang variabel yang menampung lebih dari satu karakter, Java menyediakan string untuk menampung data yang lebih dari satu karakter.

Array adalah kumpulan variabel dengan tipe sejenis dengan nama yang sama. Array pada Java mempunyai pengertian yang kurang lebih sama dengan array pada bahasa pemrograman pada umumnya. Berikut adalah contoh pendeklarasian dari variabel dengan tipe “array of int” :

int vector [];

Index array dimulai dari 0 (nol). Contoh berikut untuk mengalokasikan 5 buah integer ke dalam array :

vector = new int [5];

Selanjutnya untuk mengisi elemen-elemen array adalah sebagai berikut :

vector [0] = 4;

vector [1] = 3;

vector [2] = 7;

vector [3] = 5;

vector [4] = 4;

Anda juga bisa menginisialisasikan array yang sama dengan contoh di atas dengan cara yang lebih singkat sebagai berikut :

int vector [] = {4, 3, 7, 5, 4};

Operator dalam Java

Java memiliki 44 operator, yang terbagi dalam 4 jenis dasa, yaitu operator aritmetik, bitwise, relasi, dan logika.

1. Operator Aritmetik

Digunakan untuk proses matematis (aljabar), operan harus berupa tipe numerik. Operator ini tidak digunakan untuk tipe Boolean, tetapi dapat digunakan untuk tipe char, karena char adalah anggota himpunan int.

Operator

Hasil

+

Penjumlahan

+=

Persamaan Penjumlahan

-

Pengurangan (Juga untuk unary minus)

-=

Persamaan Pengurangan

*

Perkalian

*=

Persamaan Perkalian

/

Pembagian

/=

Persamaan Pembagian

%

Modulus (Sisa Pembagian)

%=

Persamaan Modulus

++

Penambahan

--

Pengurangan

2. Operator Bitwise

Tipe numerik integer, long, int, short, char, dan byte memiliki kumpulan operator tambahan yang dapat memodifikasi dan memeriksa bit-bit yang menyusun nilainya.

Operator

Hasil

~

Unary NOT

&

AND

|

OR

^

Exclusive OR

>>

Shift kanan

>>>

Shift kanan, isi dengan nol

<<

Shift kiri

&=

Pernyataan AND

|=

Pernyataan OR

^=

Pernyataan Exclusive OR

>>=

Pernyataan shift kanan

>>>=

Pernyataan shift kanan, isi dengan nol

<<=

Pernyataan shift kiri

3. Operator Relasi

Untuk membandingkan dua buah nilai, Java memiliki kumpulan operator relasi berikut ini untuk menyatakan kesamaan dan urutan.

Operator

Hasil

==

Sama dengan

!=

Tidak sama dengan

>

Lebih dari

<

Kurang dari

>=

Lebih dari atau sama dengan

<=

Kurang dari atau sama dengan

4. Operator Logika

Operator logika Boolean pada tabel di bawah ini bekerja hanya pada operan Boolean. Semua operator ini mengkombinasikan dua besaran Boolean untuk menghasilkan besaran Boolean.

Operator

Hasil

&

Logika AND

|

Logika OR

^

Logika XOR

||

Hubungan-singkat OR

&&

Hubungan-singkat AND

!

Hubungan-singkat NOT

&=

Pernyataan AND

|=

Pernyataan OR

^=

Pernyataan XOR

==

Sama dengan

!=

Tidak sama dengan

?:

Operator ternary if-then-else

Contoh Syntax dengan menggunakan tipe data

A. Tipe data

class contohinteger

{

Public static void main (String agrs [])

{

int nilai;

nilai = 95;

System.out.println(“Nilai : “ + nilai);

}

}

B. String

class contohstring

{

Public static void main (String agrs [])

{

String nama;

Nama = “STIKOM BALI”;

System.out.println (“Nama : “ + nama);

}

}

C. Contoh Penggunaan Operator

class contohOp1

{

Public static void main (String agrs [])

{

String nama,nim;

int nilai

nama = “Lutung Kasarung”;

nim = “040010350”;

nilai = 95;

nilai += 5

System.out.println (“==============”);

System.out.println (“Nama : “ + nama );

System.out.println (“NIM : “ + nim );

System.out.println (“Nilai : “ + nilai );

System.out.println (“===============”);

}

}

Dari contoh diatas, nilai yang akan ditampilkan akan berubah manjadi 100. Hal tersebut dikarenakan nilai 95 mengalami penambahan 5 angka, yaitu nilai +=5 atau sms dengan operasi : nilai = nilai+5. Output yang dihasilkan dari eksekusi program dapat anda lihat pada layar dibawah :

==========================

Nama : Lutung Kasarung

NIM : 040010350

Nilai : 100

==========================

Untuk contoh-contoh penggunaan tipe data dan operator lainnya dapat dilihat di modul soal Praktikum Lab.

Sabtu, 19 Februari 2011

Sejarah Java


Java kata beberapa pendapat berasal dari nama kota yang ada di Indonesia, dan ada juga beberapa pendapat yang menyatakan lain atau berbeda. Disini sejarah singkat awal mula nama Java. Silahken baca bagi yang berminat hehehehehe…

Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang. Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park.

Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai “*7â?³ (Star Seven). Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka.

Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java. Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.

Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “bapak java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.

Ternyata jauh berbeda dari pendapat kita..



Versi Awal

Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:

  • java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
  • java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
  • java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
  • java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
  • java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
  • java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.


Kelebihan

  • Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
  • OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
  • Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
  • Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
  • Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

Kekurangan

  • Tulis sekali, perbaiki di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

Contoh Kode Program Sederhana Dalam Java

Contoh program Halo dunia yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut:

// Outputs "Hello, world!" and then exits public class HelloWorld {    public static void main(String args[]) {        System.out.println("Hello, world!");    } } 

Tahap Kompilasi Java

  1. Tulis / Ubah. Pemrogram menulis program dan menyimpannya di media dalam bentuk berkas '.java'.
  2. Kompilasi. Pengkompilasi membentuk bytecodes dari program menjadi bentuk berkas '.class'.
  3. Muat. Pemuat kelas memuat bytecodes ke memori.
  4. Verifikasi. Peng-verifikasi memastikan bytecodes tidak mengganggu sistem keamanan Java.
  5. Jalankan. Penerjemah menerjemahkan bytecodes ke bahasa mesin.tidak bisa di pakai‘’

Dasar Belajar Java

Sebelum anda memulai untuk belajar java, sebaiknya anda siapkan dulu tools yang diperlukan yaitu JDK atau Java Development Kit J2SE (Java 2 Standard Edition) dari situs http://java.sun.com. Mengapa memilih J2SE? karena yang kita pelajari adalah pemrograman java yang dikhususkan untuk komputer desktop. Jika anda telah memiliki filenya, maka silahkan install, jika belum, download lalu install di computer anda. Ingat, tidak bisa hanya menggunakan JRE (Java Runtime Environment) Karena JRE tidak menyertakan paket compiler didalamya. Gunakanlah JDK karena dalam JDK telah lengkap semua yang kita perlukan dalam pembelajaran disini yaitu compiler maupun runtime environmentnya.

a. Menuliskan source kodenya

Sebenarnya, ada beberapa IDE atau development environtment atau tool tambahan yang dapat kita pergunakan untuk menuliskan source code java seperti Eclipse atau Netbeans. Namun karena kita sedang mempelajari dasar pemrogramannya, maka saya berinisiatif menggunakan notepad saja supaya kita lebih mamahaminya. Setelah anda menginstall peralatan yang diperlukan, buka teks editor seperti notepad atau menggunakan teks editor favorit anda. Ketikkan teks berikut :

public class HelloWorld

// ini adalah contoh komentar 1

/* ini

adalah contoh

komentar 2 */

{

public static void main(String args[])

{

System.out.println("Halo Dunia");

}

}

Lalu simpan dengan nama HelloWorld.java. Ingat, anda harus menyimpannya dengan nama HelloWorld.java, apabila namanya tidak seperti itu, maka akan muncul pesan kesalahan pada saat anda mengkompilenya. Simpan file tersebut pada folder c:\program files\java\jdk\bin.

b. Mengkompile source kode

Setelah kita menyimpan source code yang telah kita buat, selanjutnya kita akan mengkompile source kode tersebut. Caranya yaitu klik start, pilih run lalu ketikkan cmd pada dialog box, kemudian klik ok. Selanjutnya akan muncul jendela command (yang selanjutnya akan kita sebut shell). Ketika anda menginstall JDK maka secara default folder penyimpanannya berada di C:\program files\java\. Didalam directory tersebut terdapat dua sub direkori lagi yaitu JDK dan JRE. Compiler java berada pada folder c:\program files\java\jdk…\bin\javac.exe. Nah, sekarang ketikkan perintah cd c:\program files\java\jdk\bin agar direktori yang aktif adalah tempat dimana compiler java berada. Setelah direktorinya berpindah, ketikkan javac HelloWorld.java untuk mengkompile kode yang telah kita buat. Jika tidak ada kesalahan, maka akan terbentuk file HelloWorld.class.

c. Menjalankan file binary (source kode yang telah dikompile)

Ketika kita selesai mengkompile, maka akan terbentuk file HelloWorld.class. cara menjalankannya yaitu ketikkan perintah pada shell seperti ini: java(spasi)HelloWorld(enter) perintah tersebut akan menjalankan file HelloWorld.class dan menampilkan hasilnya pada shell seperti ini:

Halo Dunia

Bagus kan? Hehe…., kita telah mengetahui sedikit tentang pemrograman java. Mari kita sama-sama mempelajari java lebih lanjut.

d. Penjelasan source kode

Ø Kode program java dibuka oleh tanda “ { “ dan ditutup dengan “ }”

Ø Setiap baris perintah diakhiri dengan “ ; “

Ø Tanda “ // “ menandakan komentar hingga akhir baris

Ø Tanda “ /* “ merupakan komentar juga, tapi harus ditutup dengan “ */ “

Ø Public class HelloWorld

· Ini adalah nama class utama yang harus ada dalam setiap program java.

· Tanda “ { “ yang berada dibawah class HelloWorld merupakan pembuka lingkup dari class HelloWorld dan ditutup dengan “ } “

· Penempatan tanda “ { “ bisa di tempatkan di akhir baris nama class atau method.

Contoh : public class HelloWorld {

Cuma agar kode terlihat lebih rapi, maka sebaiknya dituliskan dibawah.

Ø Public static void main (String args [])

Ini adalah pintu yang harus ada dalam setiap program yang ingin kita eksekusi.

Perhatikan bahwa tanda pembuka “ { “ dan penutup “ } “ harus selalu ada untuk menandakan lingkup dari class atau method yang kita deklarasikan.

Sejarah NetBeans

NetBeans mengacu pada dua hal, yakni platform untuk pengembangan aplikasi desktop java, dan

sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun menggunakan platform NetBeans.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen perangkat lunak moduler
yang disebut ‘modul’. Sebuah modul adalah suatu arsip Java (Java archive) yang memuat kelas-kelas Java
untuk berinetraksi dengan NetBeans Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai
modul. Aplikasi yang dibangun dengan modul-modul dapat dikembangkan dengan menambahkan modulmodul
baru. Karena modul dapat dikembangkan secara independen, aplikasi berbasis platform NetBeans
dapat dengan mudah dikembangkan oleh pihak ketiga secara mudah dan powerful.
Pengembangan NetBeans diawali dari Xelfi, sebuah proyek mahasiswa tahun 1997 di bawah
bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika Universitas Charles, Praha. Sebuah perusahaan kemudian
dibentuk untuk proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli
oleh Sun Microsystem pada tahun 1999. Sun kemudian menjadikan NetBeans open source pada bulan Juni
tahun 2000. Sejak itu komunitas NetBeans terus berkembang.